Lompat ke konten

10 Bulan Berumah Tangga, Wanita di Jambi Baru Sadar Telah Menikahi Seorang Wanita

Jejaring sosial, BUAT POSTINGAN – Kasus perempuan menikahi perempuan atau pernikahan sesama jenis di Jambi menimbulkan kecaman publik. Kasus ini sendiri terungkap setelah wanita tersebut melapor ke polisi tentang suaminya yang ternyata seorang wanita.

Diketahui, perempuan yang dalam hal ini berpura-pura menjadi laki-laki memiliki nama asli Erayani, namun hingga kini menyebut dirinya Anaf Arrafif.

Korban yang tidak disebutkan identitasnya, dan Anaf yang akrab disapa Erayani ini pertama kali bertemu atas permintaan perjodohan hingga akhirnya memutuskan untuk pindah ke jenjang pernikahan. Dua di antaranya menikah secara serial.

Usai pernikahan, mereka tinggal bersama orang tua korban di Jambi. Butuh waktu 10 bulan, akhirnya kebohongan Anaf mulai terbongkar yang berujung pada pernyataan ke polisi.

Kutipan dari suara.com, Disebutkan bahwa Anaf mengaku dirinya adalah seorang dokter lulusan New York.

Laporan Anaf ke polisi bermula ketika ibu korban mengetahui bahwa Anaf tidak pernah membeberkan latar belakang medisnya.

Ia yang curiga, memutuskan untuk melaporkan suami anaknya ke Polsek Jambi.

Kasus ini dibawa ke pengadilan dan persidangan berlangsung pada 14 Juni 2022. Dalam persidangan, ternyata Anaf tidak hanya membohongi pendidikannya, tapi juga menipu korbannya dengan menyamar sebagai laki-laki.

Selain itu, korban juga mengaku di pengadilan telah mengalami kerugian materil dan psikis.

Total kerugian harta benda yang dideritanya mencapai Rp 300 juta, belum termasuk uang yang diminta Anaf kepada ibu mertuanya sebesar Rp 67 juta dengan dalih merawat ayahnya yang menderita stroke.

Di masa-masa awal pernikahan berantai antara korban dan pelaku, korban tidak mengetahui bahwa Anaf sebenarnya adalah wanita sejati.

Namun, sang istri mengaku menanyakan soal tonjolan di dada Anaf, namun dengan cerdik pelaku mengatakan bahwa ia mengalami gangguan hormonal.

Baca juga:   Cara Karaoke di Spotify, Fitur Baru yang Seru Dimainkan!

Selama pernikahan, mereka melakukan hubungan seksual, tetapi korban tidak diizinkan untuk melihat alat kelamin pelaku. Matanya ditutup dengan kain panjang dan lampu selalu dimatikan.

Pengakuan Anaf tentang tingkat pendidikan dan jenis kelaminnya ternyata bohong belaka. Padahal, dia hanya tamatan SMA di Lahat Palembang.

Kini Anaf, panggilan akrab Erayani, ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 93 Juncto dan Pasal 28 Ayat 7 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Penipuan dan Pendidikan.

BACA JUGA: Sungguh memalukan! Menyamar sebagai ibu Bhayangkari, pacar wanita itu ternyata hanyalah seorang polisi palsu.

Kisah seorang wanita yang menikah dengan seorang wanita yang menyamar sebagai pria di Jambi langsung menjadi sorotan banyak pihak. Beberapa akun media sosial aktif membagikan kisah ini.