Lompat ke konten

Duh! Tenda Pengungsi Gempa Cianjur Jadi Bocor Usai Label Gereja Dicopot Oleh Ormas

Jejaring sosial, POST RANGE – Beberapa waktu lalu, dunia media sosial ramai memperbincangkan aksi sejumlah oknum yang melepas label identitas sebuah gereja yang menyumbangkan tenda untuk upaya bantuan gempa Chanjur.

Kini, setelah label gereja dicabut paksa, tenda pengungsian korban gempa di Chianjur bocor saat diguyur hujan. Hal itu diketahui dari video yang beredar di jejaring sosial.

Sebuah bocoran video tenda evakuasi gempa di Chanjur menjadi viral setelah diunggah ke akun Instagram. @andreli_48 baru-baru ini.

Tenda pengungsi bocor setelah label dilepas tulis akun di deskripsi unduhan.

Dalam video yang direkam seorang pria, beberapa tenda pengungsian korban gempa di Chanjur, Jawa Barat terlihat hanyut diguyur hujan deras.

Panitera juga mengarahkan kamera di bagian atas tenda, yang sebelumnya ditandai dengan gereja tetapi telah disingkirkan secara paksa oleh anggota ormas.

Label di tenda itu diketahui bertuliskan “Gereja Reformed Injili Indonesia Kebajikan”. Sayangnya, aksi pencabutan paksa label gereja dari tenda berdampak buruk bagi para pengungsi.

Hal ini dikarenakan tanda label gereja lama yang dilepas cukup panjang dan terlihat titik-titik dimana label gereja tersebut dilepas. Ini juga menyebabkan tenda bocor saat hujan deras.

Hampir semua tenda pengungsian dikabarkan bocor. Untuk mencegah air hujan masuk ke dalam tenda, warga harus menutupi bagian atas tenda dengan terpal.

DVR sangat menyayangkan tindakan oknum ormas yang berdampak buruk bagi para pengungsi.

“Ini yang disingkirkan, tulis gereja di sini, ada lubang di dalamnya. ini masih ditambal dengan terpal. Ini karena oknum ormas, bukan warga negara yang mengatasnamakan agama. Islam harus toleran. tolong, ormas tidak mengerti kami dengan baik,” kata perekam video.

Baca juga:   Viral Anak Sopir Angkot Berhasil Jadi Polisi Lulusan Terbaik, Petuah Ayahnya Bikin Kagum