Lompat ke konten

Gegara Masalah ini, Kurir Shopee Dipukuli Oleh Seorang Pria Saat COD

Screenshot-Video-Kurir-Shopee-Dipukuli

Jejaring sosial, BUAT POSTINGAN – Distribusi video yang menunjukkan seorang kurir dipukuli oleh seorang pria di pinggir jalan.

Salah satu videonya diunggah dari akun Instagram. @terang_media Minggu, 19 Juni 2022

Video itu menunjukkan seorang pria berkaus bergaris menyerang seorang kurir.

Insiden itu direkam oleh seseorang yang berada di dekatnya. Pria itu menggunakan kekerasan terhadap kurir, menggunakan tangan, kaki, dan helmnya.

Sementara itu, kurir mencoba memprotes, tetapi pria itu masih terus memukulinya. Sampai akhir video, kurir masih dipukuli tanpa bantuan dari luar.

Berdasarkan informasi yang ditulis oleh akun Instagram @light_media, Peristiwa pemukulan kurir dengan seorang pria terjadi pada Sabtu, 18 Juni 2022, di Metro Barat, Kota Metro, Lampung.

Kurir Shopee Express menjadi korban pemukulan. Kejadian tersebut terjadi karena penerima parsel tidak menerima barang, akan dikirimkembali Beberapa hari kemudian, dia masih belum dibawa pergi.

Seorang kurir ekspres menjadi korban pemukulan salah seorang pemuda di subway Lampung karena tidak menerima barang dan harus dikembalikan beberapa hari setelah tidak dijemput, dengan alasan barang akan diambil. nanti/besok”, menulis akun @light_media.

Pelaku pemukulan itu bukan pembeli parsel itu sendiri, melainkan teman si pemesan parsel, yang diajak bertemu dengan kurir.

Dalam video tersebut, pelaku pemukulan diamankan polisi dan meminta maaf atas perbuatannya.

Meski telah meminta maaf, kabarnya kasus ini akan dibawa ke pengadilan dan tidak akan ada perdamaian. Tonton videonya di sini.

Tangkapan layar Kurir Shopee Dipukuli. (IST)

Kutipan dari Kompas.com, Peristiwa pemukulan itu bermula saat teman pelaku memesan barang dari Shopee dengan menggunakan sistem pembayaran COD atau bayar di tempat.

Saat paket tiba di titik pengiriman Kota Metro, korban bertanggung jawab untuk mengantarkan paket ke pembeli.

Baca juga:   Auto Muntah! Wanita ini Syok Temukan Benda Mirip Ekor Tikus di Ayam Krispi

Saat paket dikirim pertama kali, pelanggan tidak ada di rumah. Kemudian pada sore hari barang tidak dikirim lagi.

Pelanggan meminta agar barang dikirim keesokan harinya. Namun, korban menjelaskan bahwa barang yang tidak dibayar pada hari itu akan dikembalikan ke toko.

Pasalnya, jika pembelian dengan sistem cash on delivery dan produk sudah dikirim tiga kali namun gagal, maka peraturan harus dikembalikan ke toko.

Singkat cerita, korban dan klien sepakat untuk bertemu di depan RS Muhammadiyah Metro, tempat pemukulan itu terjadi.

BACA JUGA: Dianggap tidak dapat diterima, ibu menolak barang yang dikirim oleh kurir: Saya memesan kulkas, bukan kulkas!

Pelanggan sedang menunggu dengan pelaku di tempat kejadian. Padahal, paket tersebut sudah dibayar oleh pembeli, namun temannya tiba-tiba marah dan memukuli korban.