Lompat ke konten

Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Brigadir J

Berita Nasional, POS BEASISWA – Istri mantan Kapolri Irjen Ferdy Sambo, Putri Kandrawati (PC), resmi ditetapkan sebagai tersangka tewasnya Brigjen Nofriansah Yoshua Khutabarat atau Brigadir J.

“Penyidik ​​melakukan pemeriksaan mendalam dengan penyelidikan ilmiah terhadap kejahatan. Berdasarkan bukti dan kasus tersebut, Polri bernama Suster P.S. tersangka,” kata Irwasum Polri Komien Agung Budi Marioto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/2020), 8/2022, dikutip dari CNN Indonesia.

Artinya, kini ada lima tersangka penembakan polisi. Mereka adalah Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Riki Rizal, Kuwat Maruf (pembantu rumah tangga Sambo) dan Putri Chandravati.

Putri Kandrawati ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam kematian Brigjen J.

Brigadir Jenderal J. diketahui pernah menjadi salah satu asisten Ferdie Sambo ketika menjadi kepala departemen propam.

Brigadir Jenderal J tewas dalam baku tembak di kediaman dinas sambo yang terletak di Mapolsek Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Saat kasus ini pertama kali terungkap ke publik, banyak terjadi pelanggaran. Diketahui, di awal pengungkapan kasus ini, publik diinformasikan bahwa Brigjen J tewas setelah terlibat baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Baku tembak dilaporkan terjadi di kediaman resmi Ferdy Sambo di Duren Tig. Peristiwa itu dipicu oleh dugaan penganiayaan yang dilakukan Brigjen J terhadap istri Sambo, Putri.

Namun, kronologi kejadian ternyata tidak benar. Terbukti Sambo sengaja membuat naskah untuk menutupi pembunuhan Brigjen J.

Sambo berperan memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J dan mengarang kasus pembunuhan ini. Sementara itu, Bripka R.R. dan K.M. berperan dalam membantu dan menyaksikan eksekusi Brigadir Jenderal J.

Sambo, Bharada E., Bripka R.R. dan K.M. dijerat dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, tambahan Pasal 338 tentang pembunuhan jo Pasal 55 jo Pasal 56 KUHP. Mereka juga ditahan.

Baca juga:   VIRAL Toren Besar Hanyut Saat Banjir, Bolak-balik Lewati Rumah Hingga Jadi Tontonan Warga

BACA JUGA: Jadi, tersangka, itu peran Inspektur Jenderal Ferdy Sambo dalam penembakan Brigjen J.

Diketahui, Bharada E. mendapat persetujuan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk bekerja sama dengan keadilan dalam kasus ini.