Lompat ke konten

Viral Penampakan Jeroan Diduga Bekas Hewan Kurban Menumpuk di Pantai Sepinggan

Video viral, EDIT POSTING – Penyebaran video puluhan kilogram isi perut yang diduga digunakan untuk menyembelih hewan kurban yang ditemukan berserakan di pantai belakang Bandara Sultan Aji Muhammad Suleiman (SAMS), Sepinggan, Kota Balikpapan.

Video tersebut langsung menjadi sorotan banyak netizen karena sampah yang berserakan di pantai dan juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Bagian dalamnya dikabarkan sudah ada sejak Sabtu, 9 Juli 2022.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @backpapunk, melihat tumpukan isi perut hewan berserakan di pantai. Selain itu, banyaknya sampah plastik yang membuat kawasan tersebut terlihat kotor.

“Hasil pencarian dari @sepmitabepis di pantai Trakindo Lama atau di ujung bandara.. oh kasihan warga, kalau bepis yang tidak tahan sampai bau, baunya benar-benar busuk, tolong bantu @dlhbalikpapan,” Tunjukkan akun Instagram Anda di deskripsi unduhan.

Perekam video melaporkan bahwa di pantai tidak hanya ada isi perut sapi, tetapi juga kulit dan kepala kambing.

Tampak bagian dari hewan kurban berserakan di pantai, diduga sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Ini pemandangan pantai di belakang bandara lama, banyak sekali isi perut sapi yang ternyata sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab di pantai ini,” kata perekam video sambil berjalan menyusuri pantai sambil merekam isi perut. dari hewan yang tersebar.

“Sampah ini sudah ada sejak Sabtu. Selain jeroan, mereka juga membuang kulit kambing dan kepala kambing,” jelasnya.

Karena isi perut hewan kurban berbau tidak sedap, warga berinisiatif membakarnya. Tapi karena ada begitu banyak dari mereka, dia tidak mampu untuk membakar semua isi perutnya.

Kutipan dari berita.prokal.co, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Jayaleksana mengatakan, organ hewan kurban tidak boleh dibuang sembarangan.

Baca juga:   Viral Seorang Pria Disebut Mirip Eril Anak Ridwan Kamil, Netter Kaget

Hal ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Walikota tentang penyelenggaraan acara Idul Fitri 1443 H tanpa sampah plastik.

Dalam SK Wali Kota juga termasuk larangan membuang sampah kurban sembarangan. Mayat hewan yang tidak digunakan juga harus dikubur.

DLH juga akan mengirimkan tim untuk mengubur sampah tersebut agar tidak lagi mencemari pantai. Ia juga berharap masyarakat sekitar ikut bergabung.

Sementara itu, video penemuan isi perut hewan yang bertebaran di sepanjang pantai ini pun langsung dikomentari banyak warganet. Tonton videonya di sini.

dewi_makeup_weddinggallery, “Aku menangisi ini…coba kasih ke rumah..jangan cuci jeroannya 😍😍😍😭😭😭”

reginachandra19, “Jangan main orang kampung 062 😂 definisi “mau makan enak, tapi malas kerja…””

ram_aiman, “Apakah sangat sulit untuk menggali tanah, lalu menguburnya? Setidaknya membuangnya ke pantai”

BACA JUGA: Anti mainstream! Pria ini membersihkan bagian dalam hewan kurban dengan mesin cuci

miaochan_cos, “Kenapa kamu tidak memberikannya kepada buaya, mengapa manusia malah dibuang ke laut, bukan? Bu Kadita sedih melihatnya.”