Lompat ke konten

Viral Penemuan 2 Ikan Arapaima Raksasa Pasca Banjir Bandang Garut

Media sosial, RANCAH POST – Telah beredar video penemuan dua ikan raksasa yang diyakini sebagai Arapaima Gigas setelah banjir bandang di Garut, Jawa Barat.

Video tersebut diunggah oleh banyak akun, salah satunya akun Instagram @inforesponarat pada Minggu 17 Juli 2022.

Video itu menunjukkan beberapa pria melingkari dua ikan raksasa tergeletak di jalan.

Ikan yang diduga predator itu tampak tak bergerak dan mati. Beberapa warga terlihat berpose dengan dua ekor ikan yang tidak boleh dilepas oleh pemerintah.

Berdasarkan informasi yang diunggah akun @inforesponarat, ikan yang diduga ikan Arapaima Gigas ditemukan warga kawasan Sipejeu, dekat Dayuhandap, Garut. Saat ditemukan, dua ekor ikan sudah mati.

“Setelah banjir, warga Garut menemukan arapaima gigas di kawasan Sipejeu, Dayuhandap. Jadi totalnya ada 2 ikan. Namun, saat ditemukan, kondisi ikan yang seharusnya tidak dibuka pemerintah ke publik itu sudah mati. tulis akun di deskripsi unduhan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat, 15 Juli 2022, sejumlah wilayah di Kabupaten Garut di Jawa Barat dilanda banjir bandang.

Dilaporkan, unsur yang melanda 13 kecamatan di Garut, menyebabkan banjir sekitar 2.000 rumah dan mengungsinya warga.

Dan setelah banjir surut, warga kembali heboh dengan ditemukannya ikan raksasa yang diduga arapaima.

Penemuan ikan raksasa itu tak hanya mengejutkan warga Garut, namun juga warganet di media sosial. Beragam komentar pun memenuhi akun yang mengunggah video pencarian ikan tersebut. Tonton videonya di sini.

_itsmee.ky, “Sigana kakaraeun nenjo garnish dari badag kuat, aneh… Vatir kita garnish, tapi mun edek ge pakai atukh puguh deui😔”

robbyprayoga1819, “Anda harus hati-hati mencari tahu siapa pemiliknya. Ini sangat berbahaya bagi lingkungan, terutama untuk perairan setempat, karena ikan ini adalah ikan invasif dan predator.”

Baca juga:   6 Aplikasi Pengganti Tombol Volume HP, Alternatif yang Pas Saat Ada Kerusakan

deni_h_gunawan, “merusak ekosistem sungai di kita sebenarnya karena ikan karnivora, tapi sekarang seperti dijual gratis untuk pemeliharaan.” Yang menakutkan adalah ikan piranha itu masuk ke sungai kita.”

BACA JUGA: Garut terdampak banjir, ribuan rumah di 13 kecamatan terendam banjir

syalleu_, “Jika demikian, kemana ikan itu akan berakhir? Apakah sudah diserahkan ke pihak berwajib ataukah milik warga? Mohon informasinya.”