Lompat ke konten

VIRAL Video Petani di Lampung Buang Ratusan Kilo Tomat ke Jurang, Kesal Gegara Harganya Anjlok

Video viral, JADWAL POSTING – Beberapa petani tomat menjadi sorotan netizen media sosial setelah beredar video mereka membuang tomat ke jurang karena harga yang anjlok.

Tidak hanya dibuang begitu saja, ada juga petani yang memanfaatkan tomat sebagai pakan ternak, seperti kambing.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di Hanakau Pekon (desa), Kecamatan Sukau, wilayah Lampung Barat.

Ya, petani desa membuang ratusan kilogram tomat ke jurang karena harga hasil panen mereka anjlok. Tomat dihargai antara Rp600 hingga Rp800 per kilogram.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, terlihat dua orang petani sedang menurunkan sekotak tomat dari truk bak terbuka lalu membuangnya ke jurang.

Salah satu petani terdengar memaki karena harga tomat sangat rendah bahkan mengatakan bahwa satu kotak lebih mahal daripada tomat.

“Tomat murah tidak laku, sekotak harganya lebih mahal dari tomat,” kata seorang petani sambil melempar sekotak tomat ke jurang.

Di titik lain, ternyata ada dua orang petani yang juga membuang beberapa keranjang tomat ke TPA.

Anda bisa melihat puluhan bahkan ratusan kilo tomat matang memenuhi area tersebut.

Selain dibuang, warga juga memberikan tomat tersebut kepada kambing peliharaannya. Terlihat kambing-kambing tersebut dengan rakus memakan tomat yang diberikan oleh pemiliknya.

Kutipan dari finance.detik.com, Pudin, petani tomat, mengatakan petani kesal karena harga tomat anjlok.

“Pasar tenang, tidak ada permintaan, dan yang ngumpul banyak, sekarang harganya cuma Rp 800, tanpa modal,” kata Pudin dikutip Antara, Selasa (24/1/2023).

Bulan lalu, lanjut Pudin, harga tomat sekitar Rp 4.000 per kilogram, kini turun dari hanya Rp 600 menjadi Rp 800 per kilogram.

Meski begitu, menurut dia, petani bisa menghasilkan 400 hingga 500 kotak per panen, tergantung luas tanam.

Baca juga:   Cara Menambahkan WiFi Manual di Laptop Windows 10

Dalam satu kotak bisa mencapai 50 kilogram dan dengan masa tanam 80 hari.

Petani tentu berharap petani turun tangan langsung untuk menstabilkan harga tomat yang kini sudah anjlok.

Sementara itu, video detik-detik petani membuang tomat ke jurang sebelum diberikan kepada kambing langsung menuai beragam komentar netizen. Tonton videonya di sini.

charlotte_bellvania, “Sangat sedih melihat makanan dibuang 😭 lebih baik memberikannya kepada orang-orang. Sedekah agar mendapatkan pahala yang lebih baik daripada menyia-nyiakan 🤦‍♀️.”

islan_web, “Kami tahu perasaan petani, tapi akan lebih baik jika diolah menjadi produk, semangat petani Indonesia 🔥🔥🔥🔥”

anakokitchen, “Astaghfirullah… Padahal maunya pas-pasan, sana-sini buat hiasan 😂😂. Daripada mubazir ya pak. Paling kalau dikasih gratisan lebih untung daripada dibuang.”

BACA JUGA: Video viral petani di Jambi buang kentang dan kubis di jalan karena harganya murah

fitriborie: “Daripada dibuang, lebih baik dibagikan kepada yang benar-benar membutuhkan. Ada nilai ibadah yang bisa menambah kekayaan karena berbagi…”